Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo, sebelumnya bernama Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Palopo,  saat ini merupakan satu-satunya Perguruan Tinggi Negeri yang ada di Kota Palopo. Pada awal berdirinya, institusi ini merupakan filial dari IAIN Alauddin Ujung Pandang (Makassar) sejak tanggal 27 Maret 1968 dengan nama Fakultas Ushuluddin IAIN Alauddin Cabang Palopo. Selanjutnya, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Agama Nomor 65 Tahun 1982, status Fakultas Cabang tersebut ditingkatkan menjadi Fakultas Madya dengan sebutan Fakultas Ushuluddin IAIN Alauddin di Palopo. Dalam perkembangan selanjutnya dengan keluarnya PP No. 33 Tahun 1985 tentang Pokok-pokok Organisasi IAIN Alauddin; Keputusan Presiden RI Nomor 9 Tahun 1987 tentang Susunan Organisasi IAIN; KMA -RI Nomor 18 Tahun 1988 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja IAIN Alauddin, maka Fakultas Ushuluddin IAIN Alauddin Palopo telah mempunyai kedudukan hukum yang sama dengan fakultas-fakultas negeri lainnya yang ada di Negara Republik Indonesia. Berkenaan dengan kebijakan baru pemerintah tentang perguruan tinggi yang didasarkan pada Keputusan Presiden RI Nomor 11 Tahun 1997, maka mulai tahun akademik 1997/1998 Fakultas Ushuluddin IAIN Alauddin di Palopo dibenahi penataan kelembagaannya dan dialih statuskan menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Palopo, berdiri sendiri dan tidak lagi berada di bawah naungan IAIN Alauddin Ujung Pandang.

 

Dengan status baru sebagai sekolah tinggi, STAIN Palopo membina empat jurusan (Jurusan Tarbiyah, Jurusan Dakwah, Jurusan Ushuluddin dan Jurusan Syariah) yang setiap jurusannya membawahi beberapa prodi. Pada tahun 2014, lembaga ini kembali mengalami perubahan nama dan status menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN), berdasarkan Keputusan Presiden No. 141 Tahun 2014 tanggal 17 Oktober 2014. Proses perubahan status tersebut diresmikan pada tanggal 23 Mei 2015 oleh Menteri Agama R.I. Bapak H. Lukman Hakim Saifuddin. Sejak saat itu, maka lembaga ini resmi menyandang nama baru sebagai Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo dan mengelola empat fakultas yaitu Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Fakultas Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, dan Fakultas Ilmu Ushuluddin, Adab dan Dakwah.

Berdasarkan Surat Keputusan Presiden R.I no. 11 tahun 1997 berubah status menjadi STAIN Palopo dengan mengelola empat jurusan dan salah satunya adalah Jurusan Tarbiyah. Jurusan Tarbiyah kemudian membina 5 (lima)program studi yaitu: Prodi Pendidikan Agama Islam, Prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Prodi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) yang bekerjasama dengan IAIN PALOPO Alauddin Makassar, Prodi Pendidikan Matematika, dan Prodi Teknik Informatika dan Komunikasi bekerjasama dengan STIMIK Handayani Makassar. Selanjutnya, pada tahun 2014 seiring dengan perubahan nama dan status STAIN menjadi IAIN, Jurusan Tarbiyah kemudian menjadi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. FTIK IAIN Palopo membina 7 (tujuh) prodi, yaitu: Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), Pendidikan Matematika (PMTK), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), dan Pendidikan Guru Raudatul Athfal (PGRA).

Program Studi Manajemen Pendidikan Islam merupakan salah satu program studi yang ada di lingkungan Fakultas Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Pendidikan Institut Agama Islam Negeri Palopo yang lahir berdasarkan Keputusan Dirjen Pendidikan Islam Nomor 542 Tahun 2015 tanggal 28 Januari 2015 tentang Pendirian Program Studi Manajemen pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Pendidikan Institut Agama Islam Negeri Palopo dan sesuai dengan PMA No. 36 Tahun 2009 tentang Penetapan Pembidangan Ilmu dan Gelar akademik di lingkungan Perguruan Tinggi Agama Islam. Program Studi MPI ini sesungguhnya merupakan program studi yang sangat prestisius dan prospektif dalam konteks pengembangan dan peningkatan mutu manajemen lembaga-lembaga pendidikan Islam. Selain itu, program studi ini juga merupakan program studi yang telah lama dinantikan oleh stakeholders dan user. Eksistensi Program Studi MPI ini didasari atas pemikiran dan fakta tentang perlunya lembaga-lembaga pendidikan Islam dikelola dengan standar mutu. Agar lembaga-lembaga pendidikan Islam dikelola dengan standar mutu, diperlukan adanya manajer pendidikan Islam yang memiliki kualifikasi dan kompetensi sesuai dengan latar belakang pendidikannya. Atas pertimbangan kondisi tersebut, program studi MPI dituntut menyiapkan lulusannya menjadi manajer-manajer pendidikan Islam yang bermutu.

Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Pendidikan Institut Agama Islam Negeri Palopo menetapkan visi: “Menjadi Proram Studi yang Unggul dalam Pengembangan Tenaga Kependidikan Islam Profesional Tahun 2020”. Salah satu konsekuensi dari visi ini adalah bahwa Program Studi MPI FTIK IAIN Palopo harus mengembangkan kurikulum sebagai landasan akademik dalam penyelenggaraan proses pembelajaran yang Unggul dalam mengembangkan tenaga kependidikan profesional. Kurikulum yang dimaksud harus mencerminkan Program Studi MPI sebagai lembaga yang memiliki kewenangan dan sekaligus kemampuan akademik untuk mengembangkan Manajemen Pendidikan Islam yang Unggul dalam mengembangkan tenaga kependidikan profesional.

Terkait dengan visi di atas, maka Program Studi MPI Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Pendidikan Institut Agama Islam Negeri Palopo dituntut untuk dapat: (1) menyelenggarakan program pendidikan yang didesain untuk menghasilkan lulusan yang unggul dan mampu mengembangkan profesionalitas dalam bidang Manajemen Pendidikan Islam; (2) menyelenggarakan kegiatan penelitian dalam rangka memperkuat epistemologi dan struktur keilmuan (body of knowledge) Manajemen Pendidikan Islam; (3) menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat yang melibatkan dosen, mahasiswa, dan pihak lain dengan prinsip partisipatif dan pemberdayaan; (4) meningkatkan kerjasama dengan berbagai pihak untuk melaksanakan tridarma perguruan tinggi, terutama dalam bidang kependidikan.

 

Wilayah kajian Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Pendidikan IAIN Palopo, termasuk di dalamnya prodi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) mencakup seluruh bidang keilmuan di atas, yang dikembangkan melalui konsep hadlarah al-nash, hadlarah al-‘ilm maupun hadlarah al-falsafah dan dikaji secara integratif dan interkonektif. Dengan demikian seluruh bidang keilmuan itu dapat dikatakan sebagai ilmu-ilmu ke-Islaman, selama ontologis, epitemologis, dan aksiologis berangkat dari dan sesuai dengan nilai-nilai etis keislaman yang humanistik. Hal-hal tersebut di atas yang melatarbelakangi penyusunan Kurikulum Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Pendidikan IAIN Palopo mengacu Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti).

aaaaa

aaaaa

kabag
bbbbb

bbbbb

dekan
cccccccccc

cccccccccc

kaprodi
ddddd

ddddd

staff